image

    Tentang AIA Healthiest Schools

    Kompetisi AIA Healthiest Schools

    Pemenang Kompetisi

Sebuah program yang menyediakan materi pembelajaran yang dapat digunakan oleh para guru sebagai upaya untuk membangun kebiasaan-kebiasaan hidup sehat serta mendukung komunitas sekolah merencanakan dan menerapkan perubahan baik untuk membuat lingkungan dan komunitas sekolah di Asia dan Australia hidup lebih sehat dan lebih Bahagia.
 
Program ini berfokus pada empat topik, yaitu Makan Sehat, Gaya Hidup Aktif, Kesehatan Mental dan Sehat & Lestari.
 
AIA Indonesia meluncurkan laporan mengenai Kesehatan dan Kesejahteraan Anak Indonesia yang dapat Anda baca disini. Laporan ini menyediakan kesempatan untuk meningkatkan gaya hidup sehat anak.  
Daftar dan dapatkan akses penuh AIA Healthiest Schools
 
Program AIA Heathiest Schools tersedia untuk Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama untuk tahun akademik 2022/2023 di Australia, Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Thailand dan Vietnam.
 
Segera daftar dan dapatkan akses ke seluruh materi dan aktivitas pembelajaran yang dapat diunduh secara gratis.
 
AIA Healthiest Schools Challenge (Kompetisi Sekolah Sehat AIA) adalah sebuah tantangan untuk sekolah yang terdaftar diprogram ini yang mengajak siswa berusia 5-12 berkerjasama dengan guru mereka untuk membuat sekolah mereka lebih sehat!
 
Dengan mengikuti AIA Healthiest Schools Challenge, sekolah memiliki kesempatan untuk memenangkan kesempatan mendapatkan hadiah menarik. Ide yang paling menarik, engaging dan berdampak positif akan dibagikan di website AIA untuk menginspirasi sekolah lainnya diseluruh Negara.
 
Sekolah juga mendapatkan kesempatan untuk memenangkan hadiah total hingga USD100.000! Di Indonesia, AIA Healthiest Schools akan diluncurkan pada Agustus 2023 dan kompetisi akan berlangsung hingga 10 Maret 2026 mendatang.
 
 

Pemenang AIA Healthiest School 2026

 
SDN Cipedak 01
 
GEMARIPAH SEGAR (Gerakan Minum Air Putih Aah Segar)
 
SDN Cipedak 01 mengidentifikasi adanya masalah kesehatan tersembunyi di kalangan siswa. Meskipun semua siswa membawa botol air ke sekolah, sebagian besar masih tidak minum air yang cukup sepanjang hari, hal ini menyebabkan kelelahan dan rendahnya konsentrasi di kelas. Untuk mengatasi hal ini, sekolah meluncurkan GEMARIPAH SEGAR, sebuah gerakan hidrasi di seluruh sekolah yang mencakup waktu minum bersama, kartu pemantauan hidrasi, serta “Duta Hidrasi” yang dipimpin oleh siswa. Program ini juga menggunakan aktivitas interaktif seperti lomba poster dan tantangan antarkelas untuk membangun kebiasaan minum yang sehat dengan cara yang menyenangkan. Hanya dalam waktu tujuh hari, persentase siswa yang memenuhi anjuran konsumsi air harian sebanyak 2 liter meningkat dari 12% menjadi 98%, sementara risiko dehidrasi turun dari 60% menjadi 0%. Hal ini menunjukkan bahwa intervensi sederhana berbasis data dapat dengan cepat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan siswa.
 
 
SMP IL Kapten Fatubaa 
 
Huka Upcycling Project (HUP)
 
Berlokasi di Kabupaten Belu di perbatasan Indonesia–Timor Leste, SMP IL Kapten Fatubaa menghadapi tantangan lingkungan akibat limbah kulit pisang yang tidak terkelola. Melalui Huka Upcycling Project (HUP), yang diambil dari kata lokal Tetun huka yang berarti “pisang”, siswa mengubah limbah menjadi produk bernilai ekonomi seperti es krim kulit pisang, kompos organik, dan pupuk cair, sekaligus mengintegrasikan inisiatif ini ke dalam pembelajaran sains dan kewirausahaan. Proyek ini juga memperkenalkan sistem barter di masyarakat serta melibatkan siswa dari Timor-Leste melalui seminar kolaboratif dan kegiatan uji produk. Selain mengurangi limbah, inisiatif ini membantu siswa mengembangkan kesadaran lingkungan, keterampilan praktis, dan pola pikir kewirausahaan. Dampaknya telah melampaui sekolah dan lintas batas negara, memberikan manfaat bagi petani lokal, masyarakat, serta lebih dari 150 siswa dari Timor-Leste melalui kemitraan unik dalam pembelajaran dan inovasi lintas negara.
 
 
Baca lebih lanjut Top 30 AIA Healthiest School 2026: